About JDB
Assalamu’alikum wr wb
Saya membuat Blog Jalan Dakwah Bersama ini, sebagai media pengingat bagi diri saya sendiri dan juga bagi siapa saja. Dan juga sebagai media untuk menyampaikan dan berbagi sedikit dari pengetahuan yang Allah SWT karuniakan. Dengan harapan pengetahuan yang saya bagi melalui tulisan di Blog ini, dapat berguna bagi siapa saja yang membutuhkan atau bagi siapa saja yang belum mengetahuinya, dan semoga bisa menjadi bahan renungan bagi kita semua.
Saya sangat mengharapkan saran dan komentar dari teman-teman yang mengunjungi dan membaca Blog Jalan Dakwah Bersama ini. Apabila teman-teman mau mengutip atau menyalin salah satu tulisan di Blog Jalan Dakwah Bersama ini, silahkan saja, tapi saya harap teman-teman menyebutkan sumber dari mana tulisan tersebut diambil secara lengkap. Dalam hal mengutip karya orang lain, kita harus memperhatikan aturan atau tata cara yang berlaku. Mengutip termasuk diantaranya tulisan-tulisan yang terdapat di buku, majalah, surat kabar, gambar ataupun foto, E-Book dan atau sumber media lainnya. Sesuai dengan Pasal 14 UU No. 19 Tahun 2002 C.
Tulisan di Blog ini memang tidak dapat mewakili dan menjawab semua materi bahasan secara lengkap dan keseluruhan, tapi mudah-mudahan bisa menjadi bahan renungan bagi kita semua dan sebagai referensi dari materi tulisan yang dibutuhkan.
Saya mohon maaf, apabila ada kesalahan dan kekurangan dalam setiap tulisan saya. Hal tersebut dikarenakan saya masih belajar dan sangat minimnya pengetahuan saya.
Wassalamu’alaikum wr wb
Dewi Yana
Jalan Dakwah Bersama
Maju terus Mba Dewi untuk kebaikan semua…..
Sekarang sudah bisa setting dan manage semuanya yach….
Mohon maaf bila, ada kekurangan dari saya…
Assalamu’alaikum,
Al-hamdulillahi rabbil alamin, bertambah lagi sebuah sarana dakwah. Mudah-mudahan dengan semakin banyaknya sarana dakwah ini lebih mempercepat nilai-nilai Islam ini menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan kita sehari-hari.
Selamat Mbak.
Terima kasih.
Wassalamu’alaikum wr. wb.
semoga senantiasa diberi kesabaran dan keistiqamahan di atas jalanNya..
sebelumnya saya mohon maaf mba….
begitu banyak artikel yang sangat memberikan ketenagan saat membacanya, saya juga merasa kagum dengan mba dewi dalam menuturkan setiap satuan kalimatnya..
boleh saya bertanya?
bagaimana pandangan mba tentang cinta manusia terhadap manusia lainnya, apakah ada sifat syiriknyanya ndak mba???
maksih ya mba
Assalamu’alaikum,
Mas Batjo, cinta adalah fitrah yang diberikan Allah untuk semua makhluk guna mempertahankan eksistensinya. Cinta kita terhadap sesama manusia adalah karunia yang diberikan Allah, yang dengan dasar cinta itu, antara lain, kita membina keluarga/menikah, kemudian melahirkan generasi penerus kita, semua itu adalah karunia dan nikmat yang Allah berikan untuk kita. Allah Swt berfirman: “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir”. (QS. Ar-Ruum: 21).
Apabila kita mencintai seseorang karena Allah, tidak berlebihan dalam rasa cinta kita padanya, dan cinta kita padanya tidak membuat kita jadi melupakan atau mengabaikan Allah, serta tidak membuat kita jadi menghalalkan segala cara untuk/demi orang yang kita cintai, itu tidak mengapa Mas, tidak syirik.
Tapi, kalau misalnya kita jatuh cinta pada seseorang, dan kita mencintainya melebihi cinta kita terhadap Allah, mengkultuskannya, dan jadi bergantung padanya, maka itu sudah termasuk syirik. Karena apapun/siapapun yang kita cintai melebihi cinta kita terhadap Allah, maka kita akan menjadi hamba dari yang kita cintai itu.
Bila kita mencintai seseorang, maka cintailah ia karena Allah, karena bila kita mencintainya karena Allah, InsyaAllah kita akan terhindar dari cinta yang berlebihan dan dari segala macam godaan hawa nafsu, hingga sampai pada titik, dimana yang kita cintai menjadi halal bagi kita. Demikian jawaban singkat saya, mohon maaf bila masih ada kekurangan. (Dewi Yana)
makasih banyak mba yana atas jawabannya dan saya merasa cukup puas dengan jawaban mba yana karena yang bicara adalah seorang wanita bukan laki-laki.
salam buat keluarga mba yana khususnya buat masnya.
masaksih banyak sekali lagi
selamat atas web barunya, semoga menjad sarana dakwah dan bermanfaat
assalamu alaykum… selamat web barunya
assalamualaikum mb yana.
subhanallah..bagus2 sekali tulisannya.jadi malu saya. saya masih baru banget, coba2 nulis di blog, jauhhh banget dr mb yana..kok bisa si mba nulis sperti itu. saya juga pengen, tp tiap kali mau mulai nulis, gk nemu kata2 bgs kya tulisan mb yana. smoga sy bs belajar byk dr mba yaa.. sukses slalu
okedeh mba ..semangat