Shalawat
Shalawat adalah sebuah ibadah yang mendatangkan pahala yang begitu besar. Shalawat bukan hanya sebuah bacaan, namun juga merupakan jalinan cinta dengan kekasih Allah. Allah Swt dan malaikat-Nya senantiasa bershalawat untuk Nabi Muhammad saw, ini tertulis dalam Al-Qur`an surah Al-Ahzab (33) ayat 56.
Shalawat memiliki memiliki banyak keutamaan. Dalam salah satu haditsnya, Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa membaca shalawat kepadaku, malaikat juga akan mendoakan keselamatan yang sama baginya. Maka, bacalah shalawat, baik sedikit maupun banyak.” (HR Thabrani & Ibnu Majah). Perhatikan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berikut ini : ”Tidak sempurna keimanan seorang hamba sampai aku lebih dicintai ketimbang diri, keluarga dan hartanya serta seluruh dunia.” (HR. dan Muslim dari anas ra)
Menurut Imam Ghazali, di saat orang mencintai sesuatu, ia akan selalu menyebutnya. Di saat ia mencintai Allah SWT, ia akan selalu mengingat dan berzikir kepada-Nya. Begitu pula di saat ia mencintai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, ia tentunya akan memperbanyak shalawat kepadanya. Apabila seorang hamba banyak berzikir kepada Allah, tetapi ia tidak bershalawat atau kurang bershalawat kepada Rasulullah saw, zikirnya itu tidaklah sempurna.
Kalau kita bershalawat, berarti kita mentaati perintah Allah SWT. Sebagaimana tertulis dalam Al-Qur`an surah Al-Ahzab (33) ayat 56, sebagai berikut : “Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi.Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya” (QS. Al Ahzab {33} : 56)
Dan ketahuilah keitimewaan shalawat, yaitu kalau kita membaca shalawat, maka kita akan memperoleh 10 shalawat dari Allah SWT. Ini berdasar pada sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, sebagai beriukut : “Barangsiapa bershalawat kepadaku satu kali, Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali.” Itu berarti Allah SWT akan memberi sepuluh rahmat bagi orang yang bershalawat kepada Nabi Muhammad saw, meski hanya satu kali” (HR. Muslim)
Kita adalah hamba Allah yang bakhil, apabila kita tidak bershalawat, ketika nama Nabi Muuhammad disebutkan, perhatikan juga hadits berikut :“Orang yang paling bakhil adalah seseorang yang jika namaku disebut ia tidak bersholawat untukku.” (H.R. Nasa’i, Tirmidzi dan Thabrani). Karena itu, setiap kita mendengar nama Nabi Muhammad disebutkan, kita mengucapkan shalawat padanya, Shalallahu ‘Alaihi Wassalam.
Hadits riwayat Ibnu Mundah dari Jabir mengatakan: Rasulullah SAW bersabda: Siapa membaca shalawat kepadaku sehari 100 kali (dalam riwayat lain): Siapa membaca shalawal kepadaku 100 kali maka Allah akan mengijabahi 100 kali hajatnya; 70 hajatnya di akhirat, dan 30 di dunia… Dan hadits Rasulullah yang mengatakan; Perbanyaklah shahawat kepadaku karena dapat memecahkan masalah dan menghilangkan kesedihan. Demikian seperti tertuang dalam kitab an Nuzah yang dikutib juga dalam Khozinatul Asror. (hadits ini dikutip dari NU)
Diriwayatkan juga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di alam barzakh mendengar bacaan shalawat dan salam dan dia akan menjawabnya sesuai jawaban yang terkait dari salam dan shalawat tadi. Seperti tersebut dalam hadits, beliau bersabda: Hidupku, juga matiku, lebih baik dari kalian. Kalian membicarakan dan juga dibicarakan, amal¬-amal kalian disampaikan kepadaku, jika saya tahu amal itu baik, aku memujii Allah, tetapi kalau buruk aku mintakan ampun kepada Allah. (Hadits riwayat al-Hafizh Ismail al¬Qadhi, dalam bab Shalawat ‘ala an-Nary.)
Hal ini jelas bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memintakan ampun umatnya di alam barzakh. Istighfar adalah doa, dan doa untuk umatnya pasti bermanfaat. Ada lagi hadits lain: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tidak seorang pun yang memberi salam kepadaku kecuali Allah akan menyampaikan kepada ruhku sehingga aku bisa mennjawab salam itu. (HR Abu Dawud dari Abu Hurairah. Ada di kitab Imam an-Nawawi, dan sanadnya shahih)
Cara ber-shalawat kepada Rasulullah yang terbaik adalah sesuai yang diajarkan Rasulullah kepada para sahabatnya. Shalallahu ‘Alaihi Wassalam adalah bentuk paling umum dari shalawat. Bentuk shalawat lain adalah “Ya Allah, berilah sholawat untuk Muhammad, istri-istri dan keturunannya, sebagaimana Engkau memberi sholawat untuk Ibrahim. Berkatilah Muhammad, istri-istri dan keturunannya, sebagaimana Engkau memberkati Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Pemurah.” [Muttafaqun ‘Alaihi].
“Dari Abu Hurairah ra ia berkata: telah bersabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,: “Sesungguhnya Allah telah berfirman: Barang siapa yang memusuhi Waliku maka sesungguhnya Aku telah menyatakan perang kepadanya, dan tidaklah seorang hamba-Ku mendekatkan diri kepada-Ku dengan sesuatu ibadah yang lebih Aku cintai dari apa yang telah Aku wajibkan kepadanya, dan senantiasa seorang hamba-Ku mendekatkan diri kepada-Ku dengan amalan-amalan sunnah hingga Aku mencintainya. Jika Aku mencintainya jadilah aku sebagai pendengarannya yang ia gunakan untuk mendengar, dan sebagai penglihatannya yang ia gunakan untuk melihat, dan sebagai tangannya yang ia gunakan untuk berbuat, dan sebagai kakinya yang ia gunakan untuk berjalan. Dan jika ia meminta (sesuatu) kepada-Ku pasti Aku akan memberinya, dan jika ia memohon perlindungan dariKu pasti Aku akan melindunginya”. (Hadits ini dirawikan Imam Bukhari dalam kitab shahihnya, hadits no. 6137)
Kunci dari segala kebaikan, adalah dengan mengikuti dan meneladani akhlak Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, yakni dengan selalu merasa cukup terhadap semua karunia Allah, bersikap zuhud pada dunia dan terhadap milik orang lain, cenderung kepda akhirat, serta meninggalkan semua ucapan dan perbuatan yang tidak berguna, dan menjalankan sunah-sunah yang diajarkannya.
Sekarang coba kita tanyakan pada diri kita sendiri, sudah berapa banyak kita membaca shalawat untuk Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam setiap harinya? Jika ternyata belum atau masih sedikit, maka perbaikilah dan banyaklah membaca shalawat dan juga zikir-zikir yang lain. Tidak inginkah kita mendapatkan rahmat dari Allah Swt, seperti yang tertulis pada hadits diatas?, bahwa kalau kita membaca shalawat kepada Nbabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, satu kali, maka Allah Swt, Tuhan Yang menciptakan kita dan Maha Menggenggam Segala, akan memberikan sepuluh rahmat untuk kita? Tidak inginkah kita selalu didoakan keselamatan kita oleh para malaikat? Jika iya, kita menginginkan itu semua, maka shalawatlah, perbanyaklah membaca shalawat kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, setiap hari. Saran pribadi saya, usahakanlah, untuk selalu bershalawat minimal seratus kali dalam sehari.
Dewi Yana
http://jalandakwahbersama.wordpress.com
http://dakwahdewi.herfia.com
assalamu’alaikum
terimaksih atas kunungannya mbak dewi.link sudah saya pasang dan mohon maaf jika kunjung baliknya telat dikarenakan keterbatasan dan komputer dirumah lagi error.hehehe salam hangat selalu
Dapet lagi siraman rohani terimakasih
terimakasih kembali OM dangstar
Selamat atas blog barunya, keren banget mbak. Dan tulisannya juga selalu mantap, bagus-bagus semua. Insya Allah nanti saya akan coba biasakan untuk membaca shalawat untuk Nabi SAW. Dan juga membiasakan untuk shalat sunah rawatib, Alhamdulillah, ada Mbak Dewi yg selalu mengingatkan dan mengajak melakukan kebaikan, terima kasih Mbak Dewi.
Top Marketop…
selamed den9an web baruna yah teh
owwhh 9ituh yaaa,makasi teh,insya allah diusahakan bisa setiap hari bersholawat
Assalamu’alaiku, seneng juga Teteh bisa dapet award berupa blog gratis ini dari Mas Herfia. Smoga bisa terus berdakwah dgn lncar lwt dunia maya.
(maaf) izin mengamankan KEEMPAT dulu. Boleh kan?!
Sholawat, ibadah yang ringan tetapi besar pahalanya, ya?
Kalo nonton film Ayat2 Cinta, kayaknya masyarakat negara luar (Mesir) lebih terbiasa dengan sholawat dibanding masy. Indonesia. Apalagi penghuni KRL nya
haddiirrrrrrr……
Perdana setelah sekian lama, apa kabar sahabat?
blog nya banyak sekali mbak, hehehe… salut dah apalagi utk isinya, selalu mantappp…!!!
cu…
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Luar biasa Mba eh.. Teh Dewi
Semua postingan menyejukkan,
Assalammu’alaikum… Wahhh…Selamat ya Mba Dewi ats Blog barunya..semoga semakin mendatangkan kebaikan dan manfaat utk qt semua.. Ma’annajah…
kalo shalawat yang dijadiin lagu itu, sebenernya boleh ga sih?
(kunjungan balik nih, mbak..)
Pertanyaan saya juga sama, apalagi ada perbedaan pendapat di kalangan masyarakat…
Assalamu’alaikum,
Mas Billy dan Kakaakin, kalau saya pribadi, tidak mengapa Shalawat di bawakan dalam bentuk lagu. Ada beberapa perbedaan pendapat, tapi saya menyerahkan semua pada keyakinan masing-masing. Coba kunjungi :
http://www.eramuslim.com/ustadz-menjawab/shalaawat-badar.htm
http://www.almanhaj.or.id/content/1714/slash/0
http://www.almanhaj.or.id/content/2317/slash/0
Untuk teman-teman yang lain, saya mohon maaf, saya belum bisa segera menjawab dengan mengunjungi blog teman-teman, karena sedang ada sedikit kesibukan, InsyaAllah secepatnya saya akan kunjungi blog teman-teman, terima kasih.
assalamu’alaikum. betul mbak, makasih dah ingatkan…semoga dapat q ambil manfaatnya tulisan ini.
Sangat bermanfaat sekali. Terima Kasih mbak telah mengingatkan.
Wah, bagus banget nich mbak blog barunya??
maaf mbak telat kunjungannya dikarenakan fasilitas hotspot yang lelet
Allohumma sholli ‘ala Muhammad…
Rasulullah, meskipun dicela, tak berkurang kemuliannya di hadapan manusia terlebih lagi dihadapan-Nya
Allahumma sholli wasallim wabaarik ‘alaihi wa ‘alaa aalihi wa shohbih..
Asalamu’alaikum…
Bershalawat kepada Rasulullah adalah bukti kecintaan kita kepada-Nya, bahkan Malaikat pun bershalawat kepadanya…
Tulisan yang menyejukkan hati mbak, mudah2an postingan ini senantiasa mengingatkan saya dan banyak saudara2 kita untuk senantiasa bershalawat kepada Rasulullah…
wasalamu’alaikum…
ass…
ah…. satu lagi artikel yang sangat menyejukan…
pikiran dan pola penulisannya luar biasa mba… jug arapi sekali dalam setaip helaian kalimatnya…
terkadang kita masih suka lupa dengan sholawat ini mba… apalagi saya mba hehehehehehehee
maksih mba selalu mengingatkan kita yang sering lupa
sahalawat dan salam semoga terlimpah kepada junjungan kita Nabi Agung Muhammad SAW beserta keluarga dan sahabat-sahabatnya. amiiin.
Ass.wr.wb.
Membaca sholawat itu pertanda kita mencintai kekasih Allah Rasulullah SAW … Selamat menikmati rumah sendiri ukhti.. senang rasanya gak ngontrak lagi ya… keren abis.. saya juga mau nih kalau ada yg berkenan memberi hadiah rumah baru.. hehe…
Assalamu’alaikum
Salam Takzim
Sungguh tidak menyesal say memiliki blog karena bisa membaca dan memahami berbagai ilmu, baik itu ilmu agama dan ilmu alam. Bunda Dewi Yana, lugas menulis bahasanya membuat renungan baru
Salam Takzim Batavusqu
Wassalam